Kota Blitar, Kejaksaan Negeri Blitar yang pada kesempatan ini dilaksanakan oleh jajaran bidang Intelijen melaksanakan serangkaian kegiatan Kampanye Anti Korupsi Tahun 2024 sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai integritas di lingkungan sekolah, pemerintahan dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa lokasi strategis di Kota Blitar, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian pada hari Rabu(11/09/2024), SMP Negeri 7 Kota Blitar pada hari Rabu(18/09/2024), Dinas Kesehatan Kota Blitar pada hari Kamis(19/09/2024), dan SMP Negeri 4 Kota Blitar pada hari Selasa(24/09/2024).
Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Blitar yang dipimpin oleh Kasi Intelijen, Prabowo Saputro, S.H., M.H., memberikan edukasi tentang pentingnya budaya anti korupsi serta penanaman kesadaran tentang bahaya korupsi.
Dalam setiap kesempatan, Prabowo Saputro menekankan pentingnya sinergi antara instansi pemerintah dalam memberantas korupsi, terutama dalam pelayanan publik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para siswa serta masyarakat mengenai bahaya korupsi. Pada setiap sesi acara ditutup dengan deklarasi anti korupsi sebagai simbol komitmen untuk menolak segala bentuk praktik koruptif.
Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Blitar juga membagikan beberapa souvenir dan stiker dengan slogan "Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi" yang dibagikan kepada setiap murid, tenaga pendidik serta ASN yang berada di beberapa lokasi penyelenggaraan Kampanye Anti Korupsi tersebut.
"Melalui kampanye ini, kami berharap dapat membentuk generasi muda dan jajaran Aparatur Sipil Negara(ASN) yang berintegritas dan menjadi agen perubahan di lingkungan mereka," ungkap Prabowo.
Kegiatan Kampanye Anti Korupsi ini merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran kolektif di kalangan pegawai, siswa dan masyarakat di Kota Blitar. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, seluruh peserta dapat menerapkan prinsip anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari dan berkontribusi pada terciptanya pemerintahan yang bersih.
Dengan demikian, Kampanye Anti Korupsi Tahun 2024 tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga langkah konkret untuk mendorong perubahan budaya di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.(25/09/2024)